Perawatan Kami
Layanan fisioterapi AIC dirancang untuk pemulihan cedera, paska stroke, gangguan otot dan sendi, serta peningkatan fungsi gerak. Ditangani oleh fisioterapis berpengalaman, layanan ini menjadi salah satu keunggulan AIC dalam perawatan berkelanjutan.
Pengobatan Regeneratif

Pengobatan Regeneratif

Layanan Regenerative Medicine di AIC Medical menghadirkan pendekatan medis modern yang bertujuan untuk merangsang proses penyembuhan jaringan secara alami. Salah satu terapi unggulan yang tersedia adalah injeksi Platelet Rich Plasma (PRP) untuk menangani cedera jaringan lunak dan gangguan sendi.

Apa Itu Regenerative Medicine?

Regenerative medicine merupakan cabang kedokteran yang berfokus pada pemulihan dan regenerasi jaringan tubuh yang mengalami kerusakan akibat cedera, penuaan, atau penyakit degeneratif. Terapi ini memanfaatkan potensi biologis tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan dan memperbaiki fungsi jaringan.

Indikasi Pengobatan Regenerative

Terapi digunakan untuk menangani berbagai kondisi, antara lain:

  • Cedera tendon dan otot

  • Osteoarthritis (OA) lutut

  • Gangguan jaringan lunak akibat aktivitas atau cedera berulang

Manfaat Pengobatan Regenerative

Beberapa manfaat terapi meliputi:

  • Merangsang regenerasi jaringan

  • Membantu mengurangi nyeri dan peradangan

  • Mempercepat proses pemulihan

  • Mendukung perbaikan fungsi sendi dan otot

Siapa yang Cocok Menjalani Terapi Ini?

Terapi ini cocok untuk pasien yang:

  • Mengalami cedera otot atau tendon

  • Mengalami nyeri sendi akibat osteoarthritis lutut

  • Ingin alternatif terapi non-bedah untuk mendukung penyembuhan jaringan

Evaluasi medis tetap diperlukan untuk menentukan kesesuaian terapi.

Rehabilitasi Pasca-Stroke

Rehabilitasi Pasca-Stroke

Rehabilitasi Paska Stroke

Layanan Rehabilitasi Paska Stroke di AIC Medical dirancang sebagai program rehabilitasi menyeluruh bagi pasien pasca stroke. Fokus utama layanan ini adalah membantu pasien mengembalikan fungsi gerak, meningkatkan kemandirian, serta memperbaiki kualitas hidup secara bertahap dan berkelanjutan.

Apa Itu Rehabilitasi Paska Stroke?

Rehabilitasi pasca stroke adalah program pemulihan komprehensif yang bertujuan untuk membantu pasien kembali melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Program ini difokuskan pada:

  • Pemulihan fungsi otot dan gerak
  • Peningkatan kemampuan fungsional
  • Adaptasi terhadap keterbatasan yang mungkin masih tersisa
  • Pendekatan rehabilitasi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap pasien.

Manfaat Fisioterapi Bagi Pemulihan Paska Stroke

Fisioterapi memiliki peran yang sangat penting dalam proses pemulihan pasca stroke, antara lain untuk:

  • Mengembalikan fungsi gerak dan koordinasi
  • Mencegah komplikasi seperti kekakuan sendi (kontraktur)
  • Mengurangi risiko penurunan fungsi lebih lanjut
  • Meningkatkan kualitas hidup pasien
  • Terapi dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai kemampuan pasien.
Kardiorespirasi

Kardiorespirasi

 Terapi Kardiorespirasi adalah program fisioterapi yang berfokus pada fungsi sistem pernapasan, terutama pada pasien yang mengalami gangguan napas, penumpukan dahak, atau penurunan kapasitas paru-paru. Terapi ini membantu pasien bernafas lebih lega, membersihkan saluran napas, serta meningkatkan kemampuan tubuh dalam beraktivitas.

Di AIC Physiotherapy, layanan cardiorespiratory dirancang secara terstruktur untuk keluhan pernapasan ringan maupun kondisi yang membutuhkan pemulihan bertahap.

Layanan ini umumnya dibutuhkan oleh pasien dengan kondisi seperti:

  • Asma.

  • Batuk berdahak yang sulit dikeluarkan.

  • Penumpukan lendir di saluran pernapasan.

  • Imobilisasi lama, misalnya setelah sakit atau tirah baring berkepanjangan.

Metode Terapi Pernapasan di AIC Physiotherapy

Program Cardiorespiratory di AIC Physiotherapy meliputi beberapa metode yang telah teruji secara medis. Berikut ini sejumlah metode yang digunakan berikut penjelasannya:

  • Infrared, untuk membantu relaksasi otot dan meningkatkan sirkulasi.

  • Nebulizer, untuk membantu mengencerkan dahak dan melegakan saluran napas.

  • Chest physiotherapy, untuk membantu membersihkan saluran pernapasan dari tumpukan lendir atau dahak yang berlebih.

  • Latihan batuk, efektif untuk membantu pengeluaran dahak.

  • Latihan pernapasan, untuk meningkatkan kontrol dan kapasitas paru-paru.

  • Latihan fisik fungsional, untuk meningkatkan daya tahan dan kemampuan aktivitas harian.

Proses Kunjungan Pasien Cardiorespiratory di AIC

Berikut ini alur layanan bagi Anda yang membutuhkan terapi Cardiorespiratory di AIC Physiotherapy:

  • Booking via WhatsApp,

  • Assessment awal oleh dokter,

  • Penentuan program terapi sesuai kondisi pasien,

  • Sesi terapi berkelanjutan,

  • Edukasi dan home programme untuk mendukung perbaikan fungsi pernapasan di rumah.

Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan pernapasan seperti dahak sulit keluar atau napas terasa berat, terapi Cardiorespiratory dapat membantu memulihkan fungsi paru-paru. Booking konsultasi melalui WhatsApp untuk mendapatkan assessment awal dan rekomendasi terapi yang sesuai dengan kondisi Anda.

Manajemen Nyeri

Manajemen Nyeri

Penanganan Nyeri

Layanan Pain Management di AIC Medical dirancang untuk membantu mengatasi nyeri akut maupun kronis yang mengganggu aktivitas dan kualitas hidup. Penanganan dilakukan secara komprehensif dengan pendekatan medis modern, teknologi penunjang, dan terapi rehabilitatif yang saling terintegrasi. Seluruh tindakan dalam program penanganan nyeri di AIC Medical dilakukan oleh tenaga medis profesional dan dengan standar medis yang berlaku.

Apa Itu Pain Management?

Pain Management adalah layanan medis yang bertujuan untuk mengurangi, mengontrol, dan mengelola nyeri akibat berbagai kondisi, seperti:

  • Nyeri otot dan sendi
  • Nyeri akibat cedera
  • Nyeri kronis pada tulang belakang
  • Nyeri akibat gangguan muskuloskeletal lainnya

Pendekatan pain management tidak hanya berfokus pada menghilangkan nyeri, tetapi juga memperbaiki fungsi dan mencegah kekambuhan.

Layanan Pain Management yang Tersedia

AIC Medical menyediakan berbagai tindakan pain management yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien, antara lain:

Pain Injection dengan USG Guiding

Injeksi nyeri yang dilakukan dengan panduan USG (ultrasound guiding) untuk memastikan obat diberikan tepat pada area sumber nyeri, sehingga lebih akurat dan efektif.

Injeksi Prolotherapy

Prolotherapy merupakan tindakan injeksi yang bertujuan untuk merangsang proses penyembuhan jaringan, khususnya pada ligamen dan tendon yang lemah atau mengalami cedera kronis.

Dry Needling

Dry needling adalah teknik terapi menggunakan jarum khusus untuk:

  • Mengurangi ketegangan otot
  • Mengatasi trigger point
  • Membantu meredakan nyeri otot dan spasme

Fisioterapi

Fisioterapi menjadi bagian penting dalam program pain management untuk:

  • Memperbaiki fungsi gerak
  • Menguatkan otot penunjang
  • Mengurangi risiko nyeri berulang

Pendekatan Terpadu untuk Hasil Optimal

Penanganan nyeri di AIC Medical dilakukan dengan pendekatan terpadu yang bertujuan memberikan hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan. Pain Management di AIC mengombinasikan:

  • Tindakan medis (injeksi)
  • Terapi manual dan rehabilitasi
  • Evaluasi berkelanjutan sesuai respons pasien

Siapa yang Membutuhkan Layanan Pain Management?

Layanan Pain Management cocok untuk pasien dengan kondisi seperti:

  • Nyeri sendi dan otot yang tidak kunjung membaiK
  • Nyeri punggung, leher, atau bahu
  • Cedera olahraga
  • Nyeri akibat postur atau aktivitas berulang
  • Nyeri kronis yang mengganggu aktivitas harian
Pencegahan Stroke

Pencegahan Stroke

Pencegahan Stroke

Layanan Pencegahan Stroke di AIC Medical berfokus pada deteksi dini faktor risiko stroke melalui pemeriksaan USG karotis. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi gangguan pembuluh darah sejak awal, sehingga pencegahan dapat dilakukan sebelum stroke terjadi.

Mengapa Pencegahan Stroke Penting?

Stroke merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan:

  • Gangguan gerak
  • Gangguan bicara
  • Penurunan kualitas hidup
  • Kecacatan jangka panjang

Banyak kasus stroke terjadi tanpa gejala awal yang jelas, sehingga pemeriksaan preventif menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan jangka panjang.

USG Karotis

Apa Itu Pemeriksaan USG Karotis?

USG karotis adalah pemeriksaan ultrasonografi yang digunakan untuk:

  • Menilai kondisi pembuluh darah karotis di leher
  • Mendeteksi penyempitan atau penumpukan plak
  • Menilai aliran darah menuju otak
  • Pemeriksaan ini bersifat non-invasif, aman, dan tanpa radiasi.

Peran USG Karotis dalam Pencegahan Stroke

Pemeriksaan USG karotis membantu dalam:

  • Deteksi dini risiko stroke
  • Mengetahui adanya penyempitan pembuluh darah
  • Mendukung pengambilan keputusan medis lebih awal
  • Membantu perencanaan pencegahan dan monitoring kesehatan pembuluh darah

Siapa yang Disarankan Menjalani Pemeriksaan Ini?

Pemeriksaan USG karotis dianjurkan bagi:

  • Individu dengan faktor risiko stroke (hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi)
  • Perokok
  • Individu dengan riwayat stroke atau penyakit jantung
  • Usia lanjut
  • Individu yang ingin melakukan skrining kesehatan preventif
Cedera Olahraga

Cedera Olahraga

Treatment Cedera Olahraga

Sport injury atau cedera olahraga adalah kondisi cedera pada otot, sendi, ligamen, tendon, atau jaringan lunak lainnya yang terjadi akibat aktivitas fisik atau olahraga. Cedera ini dapat dialami oleh atlet profesional maupun individu yang rutin berolahraga untuk kebugaran.

Cedera olahraga dibedakan menjadi cedera akut, yang terjadi secara mendadak akibat trauma atau gerakan tiba-tiba, dan cedera kronis, yang muncul secara perlahan akibat penggunaan bagian tubuh tertentu secara berulang dalam aktivitas olahraga tanpa pemulihan yang optimal.

Di AIC Physiotherapy, kami menyediakan layanan penanganan cedera olahraga yang komprehensif, mulai dari diagnosis hingga program rehabilitasi yang terstruktur, dengan tujuan mengembalikan fungsi gerak dan membantu pasien kembali beraktivitas secara optimal.

Jenis Cedera Olahraga yang Ditangani 

AIC Physiotherapy menangani berbagai jenis cedera olahraga, antara lain:

  • Knee sprain (cedera ligamen lutut)

  • Ankle sprain / strain (cedera pergelangan kaki)

  • Tennis elbow

  • Golfer’s elbow

  • Shoulder pain akibat aktivitas olahraga

Jenis cedera yang disebutkan di atas terjadi pada otot, tendon, atau ligamen. Jika Anda mengalami satu atau lebih dari jenis cedera tersebut, maka Anda membutuhkan penanganan fisioterapi khusus untuk menyembuhkannya.

Treatment Cedera Olahraga di AIC Physiotherapy

Sport injury treatment di AIC Physiotherapy dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Penanganan dimulai dari proses diagnostik hingga terapi lanjutan. Berikut ini tahapannya:

1. Tindakan diagnostik 

Pemeriksaan USG muskuloskeletal dilakukan untuk membantu dokter dan fisioterapis mengidentifikasi lokasi cedera secara akurat, menilai tingkat keparahan cedera hingga menentukan jenis terapi yang paling sesuai. Penggunaan USG musculoskeletal memungkinkan penanganan yang lebih tepat sasaran sejak awal.

2. Fisioterapi untuk cedera olahraga

Setelah diagnosis ditegakkan, pasien akan menjalani program fisioterapi yang dapat meliputi:

  • Ultrasound (US) untuk membantu mengurangi nyeri dan inflamasi pada jaringan dalam.

  • TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation) untuk mengontrol dan meredakan nyeri.

  • Kompres es pada fase akut guna menurunkan peradangan dan pembengkakan.

  • Taping untuk memberikan stabilisasi, dukungan sendi, dan membantu pasien tetap bergerak dengan aman.

  • Dry needling untuk membantu merilekskan otot yang tegang serta mempercepat proses pemulihan

Target Treatment Cedera Olahraga

Berikut ini merupakan target layanan Sport Injury di AIC Physiotherapy:

  • Meredakan inflamasi dan nyeri yang dirasakan pasien.

  • Mengembalikan fungsi gerak sendi dan otot pasien.

  • Membantu pasien kembali beraktivitas dengan nyaman.

Alur Kunjungan Pasien Sport Injury

Berikut ini adalah alur kunjungan pasien Sport Injury di AIC Physiotherapy:

  • Booking via WhatsApp

  • Assessment awal oleh dokter

  • Penentuan program terapi yang sesuai

  • Sesi terapi berkelanjutan sesuai kebutuhan

  • Edukasi dan home programme